Jam untuk penghasilan kedua diambil dari waktu yang juga milik orang lain: pasangan, anak, orang tua. Kalau mereka tidak tahu rencananya, jam itu mudah terambil kembali. Kalau mereka tahu dan setuju, mereka justru ikut menjaganya. Pembicaraan ini tidak perlu panjang. Yang perlu jelas: siapa dulu, dan apa yang diminta.
Contoh: urutan Bambang
Bambang, 62 tahun (Contoh profil simulasi), menjawab bahwa pasangan, anak, dan rekan kerja lamanya mendukung. Urutan bicaranya bisa seperti ini:
- Pasangan, lebih dulu. Yang diminta: kesepakatan jam kerja dalam seminggu, dan bahwa tabungan keluarga tidak dipakai untuk modal.
- Anak. Yang diminta: bantuan kecil yang jelas, misalnya menemani di pertemuan daring pertama atau membantu menyiapkan berkas penawaran.
- Rekan kerja lama. Yang diminta: mendengarkan penawaran pertamanya dan memberi masukan jujur sebelum dikirim.
Empat langkah
- Tulis siapa saja yang jadwalnya ikut terpengaruh. Biasanya dua sampai empat orang.
- Urutkan dari yang paling terpengaruh. Orang pertama adalah yang paling perlu tahu, bukan yang paling mudah diajak bicara.
- Tulis satu permintaan yang jelas untuk setiap orang. Permintaan yang jelas lebih mudah disanggupi daripada "tolong dukung saya".
- Sampaikan dengan kalimat yang menghargai. Jelaskan tujuannya, batasnya, dan kapan akan dievaluasi bersama.
Kalimat yang bisa dipakai
"Saya ingin mencoba penghasilan tambahan dari keahlian saya, dua malam seminggu selama tiga bulan. Tabungan keluarga tidak saya pakai. Boleh kita sepakati malam mana, lalu kita lihat lagi bersama di akhir bulan ketiga?"
Sesuaikan jam, lama percobaan, dan batasnya dengan rencana Anda sendiri.
Selesai kalau
Setiap orang yang jadwalnya terpengaruh sudah diajak bicara, masing-masing punya satu permintaan yang jelas, dan ada tanggal untuk melihat hasilnya bersama.
NEXPRO