Langsung ke konten
Blog
PanduanTerbit 2 menit baca

Hitung harga jasa Anda

Satu hitungan untuk harga paling rendah yang masih masuk akal, dari target bulanan dan jam yang Anda punya, dan cara menuliskannya di penawaran.

Banyak orang yang ahli di pekerjaannya justru ragu ketika harus menyebut harga. Akibatnya penawaran berakhir dengan kalimat "harganya bisa dibicarakan", dan pembicaraan itu jarang terjadi. Harga yang tertulis membuat penawaran bisa diputuskan. Harga yang ada hitungannya membuat Anda berani mempertahankannya.

Panduan ini tidak mencari harga pasar. Ia mencari harga lantai: angka paling rendah yang masih membawa Anda ke target, dengan jam yang benar-benar Anda punya.

Rumusnya

target penghasilan kedua per bulan ÷ jumlah klien yang sanggup Anda pegang = harga lantai per klien per bulan

Jumlah klien datang dari jam, bukan dari semangat. Untuk , laporan NEXPRO menghitung sekitar empat jam seminggu untuk satu klien. Jadi:

jam kosong per minggu ÷ 4 = jumlah klien yang sanggup Anda pegang

Contoh: harga untuk Raka

Raka, 29 tahun, arsitek perangkat lunak dan AI, 8 tahun bekerja. Contoh ini memakai profil fiktif dari laporan contoh NEXPRO.

  • Jam kosong: 20 jam seminggu. 20 ÷ 4 = 5 klien.
  • Target penghasilan kedua: Rp75 juta sebulan.
  • Harga lantai: Rp75 juta ÷ 5 = Rp15 juta per klien per bulan.

Angka itu berlaku kalau kelima slot terisi. Di awal biasanya belum. Kalau Raka ingin mencapai target dengan tiga klien saja, lantainya naik menjadi Rp25 juta per klien. Laporannya sendiri menyarankan kisaran Rp31,5 juta sampai Rp45,5 juta per perusahaan untuk Peluang 1. Kisaran itu jauh di atas lantai, jadi Raka punya ruang untuk menawar tanpa rugi.

Enam langkah

  1. Tulis target bulanan yang sebenarnya. Bukan angka yang terdengar bagus, tetapi angka yang membuat Anda merasa usaha ini layak dijalankan.
  2. Hitung jam kosong dengan jujur. Jam setelah pekerjaan utama, keluarga, dan istirahat. Kalau ragu, pakai angka yang lebih kecil.
  3. Bagi jam dengan empat. Hasilnya adalah batas klien Anda. Bulatkan ke bawah.
  4. Bagi target dengan batas klien. Itulah harga lantai. Hitung juga versi tiga klien untuk masa awal.
  5. Bungkus menjadi satu paket. Apa yang dikerjakan, berapa hari sebulan, dan satu harga. Satu paket lebih mudah diputuskan daripada daftar layanan.
  6. Tulis harganya di penawaran. Dengan angka, bukan "hubungi saya untuk harga".

Batas aman

  • Jangan menjual di bawah lantai hanya supaya cepat dapat klien pertama. Klien yang masuk dengan harga terlalu rendah memakan jam yang seharusnya untuk klien berikutnya.
  • Jangan menambah klien di atas batas jam. Mutu turun lebih dulu, lalu kesehatan, lalu pekerjaan utama. Batas jam dibahas di Atur jam dan tenaga.
  • Hitung ulang setelah tiga klien. Setelah itu Anda tahu jam per klien yang sebenarnya, dan angkanya boleh berubah.

Selesai kalau

Satu harga tertulis di halaman penawaran Anda, dan Anda bisa menjelaskan asalnya dalam satu kalimat: "target saya sekian, jam saya cukup untuk sekian klien."

Hitungan ini adalah simulasi dari angka Anda sendiri, bukan janji penghasilan. Harga yang akhirnya disepakati tetap ditentukan oleh pembeli dan oleh hasil kerja yang bisa Anda tunjukkan.

Untuk mencoba beberapa kombinasi jam, harga, dan klien sekaligus, lihat Hitung sendiri: jam, harga, dan klien.

Kembali ke laporan Anda